>

Lee Soon Jae meninggal dunia dalam usia 91 tahun

3 Min Read

Jakarta (VAOK) – Seorang aktor senior dari Korea Selatan, Lee Soon Jae, meninggal dunia pada hari Selasa pagi, di usia 91 tahun.

Berita duka ini dikonfirmasi oleh manajemennya, SG Way Entertainment, kepada media Korea JoongAng Daily pada hari Selasa. Kabar ini juga dilansir oleh The Star.

Penyebab kematiannya belum diketahui pasti. Namun, Lee sempat berhenti dari drama “Waiting for Godot” dan mengambil istirahat dari dunia seni peran pada Oktober 2024 karena masalah kesehatan.

Menurut Korea Herald, Lee adalah salah satu aktor paling produktif dan dihormati di Korea Selatan. Selama lebih dari 60 tahun, ia telah membintangi lebih dari 140 drama televisi besar, film, dan pertunjukan panggung.

Bahkan, BBC menyebutnya sebagai “bapak TV nasional” karena banyak memerankan tokoh pria tua yang bijaksana. Sementara Soompi mengatakan Lee adalah sosok penting dalam sejarah televisi Korea.

Menurut Chosun, Lee dikenal sebagai “aktor tertua” karena ia tetap aktif berakting hingga akhir tahun lalu sebelum kabar tentang kesehatannya mulai beredar.

Lee lahir di Hoeryong, yang sekarang menjadi wilayah di Korea Utara, pada tahun 1934. Ketika ia berusia empat tahun, ia pindah ke Seoul bersama kakek neneknya.

Lee lulus dari jurusan Filsafat di Universitas Nasional Seoul. Di sana, kecintaannya pada film tumbuh, dan ia memutuskan untuk menjadi aktor setelah menonton film “Hamlet” pada tahun 1948.

Lee memulai debut aktingnya pada tahun 1956 melalui drama “Beyond the Horizon”. Salah satu perannya yang paling dikenal adalah ketika memerankan ayah yang sangat tegas dalam drama “What Is Love” (1991-1992), yang mencapai rating penonton hingga 65 persen.

Beberapa karyanya yang terkenal antara lain “I’ll Become a Man,” “Dongui Bogam,” “See and See Again,” “Three Kim Generation,” “Men of the Bath House,” “Rustic Period,” “Toji, the Land,” “Mom’s Dead Upset,” “What on Earth is Love,” “High Kick!,” “Again My Life,” dan masih banyak lagi.

Selain dunia seni peran, Lee juga pernah terlibat dalam politik sebagai anggota parlemen dari Partai Liberal Demokrat pada tahun 1992. Ia juga berkecimpung di dunia pendidikan dengan mengajar di Departemen Seni Pertunjukan di Gachon University, Korea Selatan.

Share This Article