VAOK.NET, JAKARTA — Seorang pria bernama Royman M Hamid, yang bekerja sebagai jurnalis, ditangkap oleh polisi pada Minggu (4 Januari 2025).
Yusuf Muhammad, yang sering aktif di media sosial (biasa dipanggil Yusuf Dumdum), memberikan komentar soal penangkapan Royman di daerah Morowali, Sulawesi Tengah.
Yusuf Dumdum menyoroti penangkapan Royman.
Melalui postingan di akun media sosial X-nya, ia mengatakan bahwa penangkapan jurnalis ini akan berbeda.
Menurutnya, jika yang ditangkap adalah orang-orang yang melakukan kejahatan besar (koruptor), biasanya tidak akan ada kejadian seperti ini. Ia yakin tidak akan berani melakukan hal ini.
“Kalau koruptor, biasanya tidak akan ada yang berani melakukan ini,” tulisnya, seperti dikutip pada hari Selasa (6 Januari 2026).
Sebelumnya, penangkapan ini terjadi dengan suasana yang tegang dan membuat warga di Desa Torete takut karena terdengar suara tembakan beberapa kali.
Akun Instagram @storyrakyat_ mengunggah video tentang detik-detik penangkapan Royman M Hamid.
Ternyata, Royman adalah seorang jurnalis yang berani membela hak tanah masyarakat dan membantu perjuangan warga di Morowali.
Apa yang terjadi saat penangkapan
Royman ditangkap saat beberapa petugas kepolisian datang ke rumah Asdin, yang merupakan kakak dari Arlan Dahrin, seorang aktivis lingkungan yang diduga sudah ditangkap sebelumnya.
Kedatangan polisi untuk menangkap Royman terjadi bersamaan dengan suara tembakan yang membuat warga panik.
Ada juga laporan tentang tindakan kasar yang diduga dialami oleh anggota keluarga Arlan Dahrin.
Firna M Hamid, seorang saksi, mengatakan bahwa polisi sempat mengarahkan senjata ke warga di lokasi.
Dari video yang beredar, penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kepala Satreskrim Polres Morowali.
