VAOK.NET, JAKARTA — Komika Pandji Pragiwaksono jadi banyak dipermasalahkan di media sosial. Ini setelah pertunjukan spesialnya berjudul “Mens Rea” banyak yang lihat di Netflix.
Video itu jadi populer karena banyak yang tonton. Lalu, potongan-potongannya banyak dibagikan di media sosial.
Salah satu leluconnya yang banyak dibicarakan adalah saat Pandji bilang, sekarang banyak orang yang merasa putus asa.
“Jangan pernah berharap apa pun di negeri ini. Polisi bisa melakukan hal buruk. Tentara lebih suka urusan politik,” kata Pandji.
Pandji bahkan sebut nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, bilang dia belum bisa memberikan dampak positif untuk Indonesia.
“Presidennya maafkan yang salah. Wapresnya Gibran,” ucap Pandji di akhir leluconnya.
Kata-kata itu langsung membuat banyak orang yang mendukung Gibran marah.
Salah satu yang bereaksi adalah Dian Sandi Utama, juru bicara PSI. Dia pikir kritik Pandji tidak sesuai dengan pikiran anak muda zaman sekarang.
“Coba tanya Gen Z pendapatnya tentang video ini, pasti mereka ketawa,” kata Dian di X (@DianSandiU) pada tanggal 7 Januari 2026.
Dian bilang anak muda lebih fokus untuk mengembangkan diri dan masa depan uang mereka, daripada terlalu fokus pada kritik politik yang menurutnya tidak berubah-ubah.
“Mereka generasi yang sedang memikirkan bagaimana punya saham. Uang mereka bertambah dan terus berkembang sesuai zaman,” lanjutnya.
Tidak cuma dari kalangan orang penting. Banyak juga akun media sosial lain yang menyerang Pandji.
Di tengah semua keributan itu, banyak juga yang mengirimkan doa dan dukungan untuk Pandji. Selain itu, teman-teman komika Pandji juga ikut mendukung.
