>

Pemulangan WN Malaysia dari Indonesia Ungkap Kerapuhan Struktur Ekonomi dan Sosial

2 Min Read


VAOK.NET — Pemerintah Malaysia membantu membawa pulang Norida Akmal Ayob, seorang wanita Malaysia yang sudah hampir 20 tahun merasakan kesulitan ekonomi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ini terjadi setelah pernikahannya dengan warga Indonesia berakhir.

Norida harus membesarkan dua anaknya sendirian dengan penghasilan kecil sebagai petugas kebersihan jalan. Ia menghadapi kekurangan uang dan tidak banyak bantuan dari orang lain.

Kisah Hidup Sulit Norida di Indonesia

Norida ikut suaminya ke Indonesia setelah menikah. Namun, pernikahan mereka tidak bertahan dan berakhir dengan perceraian. Sejak itu, ia berjuang sendiri di Indonesia tanpa keluarga yang menemaninya. Kesulitan ekonomi membuat kedua anaknya tidak bisa melanjutkan sekolah, yang semakin memperberat keadaan keluarga.

Keluarga Norida di Malaysia akhirnya mengetahui keadaannya dan melaporkannya ke pemerintah. Pemerintah Malaysia dan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta segera bertindak untuk membawanya pulang. Mereka bekerja sama dengan pihak Indonesia, termasuk imigrasi, untuk memastikan proses kepulangan berjalan lancar dan aman. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan, seperti memastikan identitas Norida dan mengurus dokumen perjalanan.

Herwin Sudikta Ungkap Masalah Besar di Balik Kasus Ini

Herwin Sudikta, seorang aktifis media sosial, mengatakan bahwa kasus Norida bukan hanya masalah pribadi atau kesalahan memilih pasangan. Ia berpendapat bahwa ini adalah “tekanan sistem” yang menunjukkan betapa rentannya ekonomi Indonesia.

“Banyak yang bilang, salah Norida sendiri. Padahal ini bukan hanya masalah rumah tangga. Ini masalah sistem,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (17/2/2026).


Share This Article