>

Resmi Tersangka, Piche Kota Bantah Perkosa Siswi SMA 16 Tahun

3 Min Read


VAOK.NET, JAKARTA — Piche Kota, yang dulu ikut Indonesian Idol, diduga melakukan tindakan tidak baik pada seorang siswi SMA. Dia dan dua temannya, RM dan RS, sekarang jadi tersangka.

Polres Belu di Nusa Tenggara Timur yang menetapkan mereka sebagai tersangka. Ketiganya diduga terlibat dalam kasus pelecehan terhadap siswi SMA bernama ACT yang berusia 16 tahun.

Kapolres Belu, I Gede Eka Putra Astawa, mengonfirmasi hal ini. Katanya, ketiga orang itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan.

“Penyidik sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan pelecehan/persetubuhan atau pencabulan anak,” katanya seperti yang dikutip dari keterangan resmi, Senin (23/2/2026).

Kasus ini mulai dari laporan polisi yang masuk pada 13 Januari 2026 (nomor LP/B/12/I/2026/SPKT/Polres Belu/Polda NTT). Peristiwa dugaan pelecehan itu terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 Wita, di sebuah hotel di Kota Atambua, Kabupaten Belu.

Korban, ACT, diduga berada di kamar hotel bersama para tersangka. Setelah dicek awal, mereka sempat minum minuman keras.

Saat korban diduga tidak sadar penuh, para tersangka melakukan perbuatan yang salah.

Pada 19 Januari 2026, polisi mulai menyelidiki kasus ini lebih dalam dan meningkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

Dalam penyidikan, polisi mengumpulkan banyak bukti, mulai dari dokumen, barang bukti di tempat kejadian, hingga bukti dari alat elektronik. Polisi juga sudah mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan korban untuk memperkuat bukti.

Ketiga tersangka diancam dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. Mereka dilanggar Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, atau Pasal 473 ayat (4) KUHP yang disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta Pasal 415 huruf b KUHP.

Piche Kota Memberi Klarifikasi

Piche Kota sudah berbicara. Dia membantah tuduhan melakukan pelecehan.

“Terima kasih kepada semua yang sudah mendukung saya. Mengenai berita yang beredar, saat ini saya masih mengikuti proses hukum,” tulis Piche Kota di Instagram.

Dia mengatakan bahwa tuduhan pelecehan itu tidak benar, meskipun dia belum bisa membuktikan tudingan tersebut.

“Jadi, saya ingin menjelaskan bahwa apa yang dituduhkan kepada saya itu tidak benar,” ujarnya.

Namun, dia memastikan akan mengikuti semua proses hukum yang berjalan.

“Saya sangat menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Sebagai warga negara yang baik, saya akan mengikuti setiap langkahnya,” ucapnya.

Piche Kota menjelaskan bahwa klarifikasi ini dia sampaikan untuk mencari keadilan baginya.

“Saya berbicara ini untuk keadilan saya sendiri. Saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan kepada saya. Saya rasa itu sudah cukup,” tambahnya.
(Arya/Fajar)


TAGGED:
Share This Article