>

Prof Anhar Gonggong dan Hotman Paris Minta Kewarganegaraan Dwi Sasetyaningtyas Dicabut

2 Min Read


Menurut Anhar, Dwi Sasetyaningtyas seharusnya bisa pergi ke Inggris karena dia dapat bantuan belajar dari pemerintah Indonesia, namanya beasiswa LPDP.

“Biaya belajarnya di Inggris itu dari pajak rakyat Indonesia. Jadi, dia tidak menghargai,” kata Anhar.

“Kami tidak suka orang seperti dia yang sok. Saya minta pemerintah Indonesia untuk mencabut status WNI-nya lagi,” tambah Anhar.

Pengacara terkenal, Hotman Paris, juga punya pendapat sama. Dia langsung mengirim surat peringatan (somasi) kepada Dwi Sasetyaningtyas.

“Halo buat teman-teman Indonesia yang lagi banyak ngomong. Ada yang bilang, saya juga WNI, tapi saya tidak mau anak saya jadi WNI,” kata Hotman dalam video yang diunggah di media sosialnya.“Jadi, dia tidak mau anaknya dianggap warga negara Indonesia. Padahal dia dapat beasiswa LPDP. Beasiswa itu sebagian uang dari sumbangan dan sebagian lagi uang negara dari pajak,” kata Hotman kesal.“Hei, kamu yang bilang tidak mau anaknya jadi WNI. Tapi kamu pakai uang beasiswa negara untuk pergi ke luar negeri. Saya akan somasi kamu! Kembalikan beasiswanya atau minta maaf ke banyak orang,” lanjut Hotman.“Hormatlah pada diri sendiri, minta maaf saja. Saya akan somasi kamu lagi, agar kamu minta maaf ke banyak orang. Saya juga minta kepada Bapak Presiden, cabut status WNI-nya. Saya ulangi, cabut status WNI-nya. Ini sudah mempermalukan Indonesia di dunia internasional. Pak Presiden, tolong cabut status WNI-nya,” pungkasnya.

Permintaan Maaf dari Dwi


Share This Article