Tapi, banyak juga orang yang mendukung keputusan Denise. Mereka pikir, ini hak Denise sebagai perempuan untuk punya anak.
Ada yang bahkan mendoakan agar prosesnya lancar.
Aturan Bayi Tabung di Indonesia
Perdebatan ini juga berhubungan dengan Undang-Undang Kesehatan tahun 2023. Undang-undang itu bilang, program bayi tabung hanya untuk pasangan suami istri yang sudah sah menikah. Selain itu, sel telur dan sperma harus dari pasangan itu sendiri, tidak boleh dari orang lain.
Aturan ini dibuat untuk menjaga hukum, etika, dan melindungi anak yang lahir dari bantuan teknologi.
Makanya, rencana Denise yang mau pakai program bayi tabung tanpa suami jadi banyak yang ngomong dan berdebat.
Denise Optimis dan Berharap
Walaupun banyak yang mengkritik, Denise tetap semangat dan mempersiapkan diri baik fisik maupun mental. Dia berharap dapat dukungan dan doa dari orang-orang di sekitarnya agar program bayi tabungnya berhasil.
Kontroversi ini nunjukin kalau isu teknologi reproduksi seperti bayi tabung masih sensitif di Indonesia. Tapi, ini juga membuka diskusi tentang hak seseorang untuk memilih jalan hidupnya sendiri.
Sementara itu, banyak yang menunggu kabar selanjutnya dari perjalanan Denise untuk mewujudkan mimpinya punya anak kembar lewat program bayi tabung.
