Jakarta (VAOK) – Penyanyi Jessie J berbagi cerita tentang tahun 2025. Menurutnya, tahun ini adalah salah satu tahun tersulit baginya.
Dia mengungkapkan ini lewat unggahan Instagram Stories. Ada foto dirinya yang sedang menangis, bersama dengan kata-kata tentang tahun 2025.
“Di dunia yang sering terlihat baik-baik saja, banyak orang yang sebenarnya sedang merasa sedih, terluka, atau sakit hati. Kita semua sedang mencoba memahami perasaan kita di masa seperti ini, entah bersamaan dengan hal baik atau bahkan tanpa ada hal baik sama sekali,” tulis Jessie J di Instagram Storiesnya @jessiej pada hari Selasa (30/12).
Penyanyi berusia 37 tahun itu melanjutkan, “Tahun ini terasa berat bagi kita semua. Bagi saya, tahun ini adalah tahun yang sangat sulit, tapi juga penuh keajaiban, baik dalam hidup pribadi maupun pekerjaan saya.”
Pelantun lagu “Price Tag” itu mengatakan bahwa untuk pertama kalinya, ia berhenti bekerja dan tampil selama berbulan-bulan. Akhirnya, semua kesedihan itu muncul pekan ini.
“Jadi saya banyak menangis. Saya menulis banyak hal, dan jujur saja saya merasa sangat tertekan. Ini adalah masa terburuk yang pernah saya alami dalam beberapa waktu terakhir. Semua perasaan yang selama ini saya simpan, akhirnya keluar semua,” ujarnya.
Dia menambahkan, memang tidak perlu memendam semua beban itu. Kita manusia tidak harus selalu bahagia dan positif.
“Menangis itu wajar dan sehat. Jika ada orang yang dicintai sedang menangis, jangan bilang ‘jangan menangis’. Sebaliknya, bilang ‘marilah ke sini’,” ucapnya.
Dia menutup unggahannya dengan kalimat, “Saya mengirimkan cinta dan dukungan untuk semua yang merasakan hal serupa. Tidak ada kata-kata positif yang bisa menghapus perasaan ini. Saya hanya ingin bilang, saya bersama kalian. Kadang hidup memang sulit.”
Sebelumnya, Jessie J sudah terbuka bahwa ia didiagnosis kanker payudara pada bulan Juni lalu.
Ibu dari satu anak ini sudah menjalani operasi pengangkatan payudara (mastektomi) dan operasi lanjutan sebagai bagian dari perawatan kanker.
Mantannya Channing Tatum itu mengaku sangat beruntung karena kanker payudaranya bisa terdeteksi lebih awal. Namun, ada kemungkinan kanker itu bisa kembali kambuh, menurut Daily Mail.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan penyalinan otomatis atau pengindeksan oleh AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita VAOK.
