Jakarta (VAOK) – Penyanyi Sabrina Carpenter cerita tentang kejadian lucu saat syuting video musiknya yang berjudul “Manchild”. Dia sampai terpeleset dan jatuh ke atas tanaman kaktus.
“Aku jatuh dan kena kaktus. Lumayan lucu kalau lihat orang lain terluka. Aku juga sempat ketawa. Tapi terus aku jadi menangis,” kata Sabrina saat tampil di acara TV Late Night with Seth Meyers, seperti yang diberitakan oleh PEOPLE.
Meskipun begitu, dia cepat mendapatkan pertolongan dari tim medis di lokasi syuting.
Dia bilang, syuting video musik itu berlangsung selama tiga hari. Tapi semua kerja kerasnya akhirnya menghasilkan video musik yang dia impikan.
“Sejujurnya, syutingnya sangat berat. Kami memakai 37 kostum berbeda. Ini mungkin syuting terbesar yang pernah aku lakukan. Aku sangat berterima kasih bisa mewujudkan video musik impianku,” ujarnya.
Dia kemudian menambahkan, “Ini sangat berarti buatku. Aku senang banyak orang suka dengan video itu.”
Beberapa bulan lalu, Sabrina menjelaskan arti lagu “Manchild” di Instagram sebelum video musiknya keluar.
Penyanyi berusia 26 tahun itu bilang, lagu itu dibuatnya bersama penulis lagu Amy Allen dan Jack Antonoff pada hari Selasa yang menyenangkan.
“Lagu ini juga jadi kenangan bagiku, seperti musik latar untuk mengingat masa-masa muda yang kadang membingungkan tapi juga seru,” kata Sabrina di akun Instagramnya @sabrinacarpenter pada tanggal 6 Juni.
Video musik “Manchild” diambil di Santa Clarita, California, Amerika Serikat (AS). Dalam video itu, Sabrina terlihat sedang melakukan perjalanan di tengah padang pasir.
“Manchild” adalah lagu utama dari album terbaru Sabrina, Man’s Best Friend. Lagu ini punya kesempatan untuk memenangkan berbagai penghargaan di Grammy Awards 2026, seperti Video Musik Terbaik, Rekaman Terbaik Tahun Ini, Lagu Terbaik Tahun Ini, dan Penampilan Solo Pop Terbaik.
Video musik “Manchild” sudah ditonton lebih dari 108 juta kali di YouTube sejak dirilis enam bulan lalu. Lagu ini juga menjadi lagu pertama Sabrina yang berada di posisi pertama di tangga lagu Billboard Hot 100.
Dilarang keras mengambil isi artikel ini, melakukan penyalinan otomatis atau pengindeksan untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita VAOK.
