Keamanan Makanan dan Perbaikan Pengelolaan
Meskipun makanan sudah dikemas dan didistribusikan dengan aturan aman dan petugas pakai perlengkapan, pihak yang mengelola tetap sadar ada yang kurang dalam mengawasi kualitas makanan yang diberikan ke anak-anak.
“Saat pengemasan dan distribusi sudah sesuai aturan aman dengan petugas pakai perlengkapan lengkap,” kata pengelola dapur.
Untuk memperbaikinya, mereka berjanji akan memeriksa ulang semua cara pengelolaan makanan, terutama untuk makanan yang berisiko lebih tinggi.
“Kami minta maaf sebesar-besarnya atas masalah dan kesalahan kami. Ke depan, kami akan lebih hati-hati lagi, terutama untuk jenis makanan yang berisiko,” kata pihak pengelola.
Menu Baru dan Siapa yang Bayar
Sebagai tanda tanggung jawab, SPPG Cahaya Ngrayun akan mengganti menu bandeng presto yang dianggap kurang baik pada pembagian makanan berikutnya, yaitu Senin (9 Maret 2026).
“Kami akan mengganti menu bandeng presto yang tidak layak,” kata mereka.
Selain itu, pengelola memastikan biaya penggantian menu tidak akan diambil dari dana MBG pemerintah, tetapi akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak mitra.
“Penggantian menu tidak menggunakan dana MBG, sepenuhnya ditanggung oleh mitra,” jelas SPPG Cahaya Ngrayun.
(Muhsin/fajar)
